Pendidikan Agama Kristen dalam Keluarga : Upaya Membangun Spiritualitas Remaja Generasi Z

Authors

  • Yunardi Kristian Zega Universitas Kristen Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.47304/jl.v7i1.145

Keywords:

Keluarga, Pendidikan Agama Kristen, Remaja Generasi Z, Spritualitas

Abstract

Pelaksanaan pendidikan agama Kristen dalam keluarga merupakan salah satu perintah Allah bagi semua umat-Nya, supaya setiap generasi yang akan datang tetap mengenal Allah dengan pemahaman iman yang benar (Ulangan 6:6-9). Adanya pendidikan agama Kristen dalam keluarga yang dilaksanakan dengan baik, akan menghasilkan anak-anak yang bertumbuh dengan spritualitas hidup yang baik pula (Amsal 22:6). Akan tetapi yang terjadi pada saat ini, justru semakin banyak anak-anak Kristen, khususnya di kalangan remaja yang mulai hidup dengan menanggalkan identitasnya sebagai umat Allah. Hal ini disebabkan oleh pengaruh perubahan zaman dan juga orang tua yang kurang memahami bagaimana cara membangun spritualitas anak-anaknya yang sesuai dengan kebutuhan mereka di masa sekarang, sehingga anak-anak remaja tersebut tidak mempercayai keyakinan dari agamanya sendiri. Oleh karena itu, dalam artikel ini, penulis menggunakan metode kajian pustaka (library research) untuk memberikan solusi dalam permasalahan tersebut. Dengan tujuan ialah untuk memberikan gambaran dan konsep terhadap orang tua tentang pelaksanaan pendidikan agama Kristen dalam keluarga untuk membangun spritualitas remaja generasi Z.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ali, Mohammad. Psikologi Remaja Perkembangan Peserta Didik. Jakarta: Bumi Aksara, 2010.

Astuti, Puji. “Bimas Kristen Ungkap 50% Generasi Milenial Kristen Tinggalkan Gereja, Ini Data Risetnya!” Jawaban.com, 2019. https://www.jawaban.com/read/article/id/2019/07/10/91/190710154206/bimas_kristen_ungkap_50generasi_milenial_kristen_tinggalkan_gerejaini_data_risetnya.

Ermayani, Tri. “Pembentukan Karakter Remaja melalui Keterampilan Hidup.” Jurnal Pendidikan Karakter 5, no. 2 (2015): 127–141.

Fadriani, Rizki. “Masalah Yang Dihadapi Para Generasi Berencana di Era Digital.” tribunpontianak.co.id, 2018. https://pontianak.tribunnews.com/2018/09/25/ini-masalah-yang-dihadapi-para-generasi-berencana-di-era-digital.

Gunadi, Pdt. Dr. Paul. “Anak dan Kemajuan Teknologi.” Telaga, 2016. https://telaga.org/audio/anak_dan_kemajuan_teknologi.

Hastuti, Ruwi. “Pendidikan Agama Kristen Dalam Keluarga Sebagai Pusat Bermisi.” Jurnal Antusias 2, no. 4 (2013): 48–59.

Homrighausen, E.G. dan I.H. Enklaar. Pendidikan Agama Kristen. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2012.

Kristianto, Paulus Lilik. Prinsip dan Praktik Pendidikan Agama Kristen. Yogyakarta: ANDI, 2012.

Mukhlis, Herry. “Pahami Remaja Generasi-Z.” AF MAGAZINE. Tanggerang, November 2015. http://alfathschoolindonesia.sch.id/wp-content/uploads/2017/03/Pahami-Remaja-Generasi-Z.pdf.

Ngafifi, Muhamad. “Kemajuan Teknologi dan Pola Hidup Manusia dalam Perspektif Sosial Budaya.” Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi dan Aplikasi 2, no. 1 (2014): 38.

Prihatana, BR. Agung. Pendidikan Iman Anak dalam Keluarga Kawin Campur Beda Agama. Yogyakarta: Kanisius, 2007.

Primasari, Dwi Ammelia Galuh, Dencik Dencik, and M. Imansyah. “Pendidikan Karakter Bagi Generasi Masa Kini.” Prosiding Seminar Nasional Program Pascasarjana Universitas PGRI Palembang 12, no. 1 (2019): 1100–1118. https://jurnal.univpgri-palembang.ac.id/index.php/Prosidingpps/article/view/2672.

Ritonga, Nova, Juliandes Leonardo Trisno Mone, Mathan Yunip, dan Yunardi Kristian Zega. “Implementasi Metode Problem Solving dalam Meningkatkan Pembelajaran Pendidikan Agama Kristen di Sekolah.” Jurnal Shanan 5, no. 1 (2021): 29–42. https://doi.org/10.33541/shanan.v5i1.2622.

Sahartian, Santy. “Pengaruh Pembinaan Rohani Keluarga Terhadap Karakter Pemuda Berdasarkan Kolose 2: 6-10 Di GBAP Surakarta.” FIDEI: Jurnal Teologi Sistematika dan Praktika 2, no. 1 (18 Juni 2019): 20–39. https://doi.org/10.34081/fidei.v2i1.30.

Sianipar, Desi, Yunardi Kristian Zega, Luterius Nehe, dan Kristiantoro. “Pelatihan Penyusunan Kurikulum Pendidikan Agama Kristen Remaja di HKBP Jatisampurna Bekasi.” JURNAL Comunità Servizio : Jurnal Terkait Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, terkhusus bidang Teknologi, Kewirausahaan dan Sosial Kemasyarakatan 2, no. 2 (2 November 2020): 447–457. https://doi.org/10.33541/cs.v2i2.1964.

Sihombing, Riana Udurman, dan Rahel Rati Sarungallo. “Peranan Orang Tua Dalam Mendewasakan Iman Keluarga Kristen.” Journal Kerusso 4, no. 1 (19 Maret 2019): 34–41. https://doi.org/10.33856/kerusso.v4i1.104.

Sumara, Dadan, Sahadi Humaedi, dan Meilanny Budiarti Santoso. “Kenakalan Remaja dan Penanganannya.” Jurnal Penelitian & PPM 4, no. 2 (2017): 129–389.

Susanti, Susi. “Gaya Hidup Pemuda Kristen Terhadap Perkembangan Teknologi (Media Sosial).” OSF, 2020. https://doi.org/https://doi.org/10.31219/osf.io/zrt6u.

Tafonao, Talizaro. “Peran Pendidikan Agama Kristen dalam Keluarga Terhadap Prilaku Anak.” Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol.3, no. No.2 (2018): 129–131.

Wijanarko, Jarot. Mendidik Anak dengan Hati. Jakarta: Keluarga Indonesia Bahagia, 2018.

Zega, Yunardi Kristian. “Teori Perkembangan Iman Remaja Menurut James W. Fowler dan Implikasinya Bagi Pendidikan Agama Kristen.” Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Missio 12, no. 2 (6 Juli 2020): 140–151. https://doi.org/10.36928/jpkm.v12i2.488.

Downloads

Published

2021-06-25

How to Cite

Zega, Yunardi Kristian. “Pendidikan Agama Kristen Dalam Keluarga : Upaya Membangun Spiritualitas Remaja Generasi Z”. JURNAL LUXNOS 7, no. 1 (June 25, 2021): 105–116. Accessed November 30, 2021. https://luxnos.sttpd.ac.id/index.php/20_luxnos_20/article/view/zega_2021.